Sel. Des 7th, 2021

     

    Banyak orang memilih untuk menggunakan mebel Jepara sebagai furnitur di rumah karena kualitasnya yang bagus dan awet. Selain itu, furnitur Jepara terkenal dengan ukirannya yang khas dan sangat detail. Kesan yang terlihat pada furnitur atau mebel buatan pengrajin Jepara juga mewah dan elegan. Maka, tak heran jika banyak orang yang mengincar produk-produk Jepara.

    Bahan yang digunakan untuk membuat mebel di Jepara adalah kayu jati berkualitas. Kayu jati memiliki serat-serat alami yang terlihat jelas sehingga membuatnya tampak eksklusif karena tiap kayu memiliki motif serat yang berbeda-beda. Mulai dari meja, kursi, lemari, pintu, rak, bahkan gazebo bisa Anda pesan di Jepara. Furniture Jepara adalah produk hasil karya pengrajin Indonesia yang sudah diakui secara internasional.

    Tips dalam Membeli Mebel Jepara

    Kualitas dan kekuatan produk furnitur Jepara sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa hal saat hendak membeli furnitur tersebut. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya penipuan produk palsu dan juga untuk mendapatkan produk terbaik dari pengrajin berkualitas. Berikut beberapa tips dalam membeli mebel produksi Jepara.

    1. Pilih Toko Mebel Berkualitas

    Toko mebel Jepara akan banyak Anda temui di desa Mulyoharjo, ada sekitar 90 showroom yang berdiri di sana. Nah, setiap pengrajin pasti memiliki skill yang berbeda-beda dan menghasilkan produk mebel yang berbeda pula. Oleh sebab itu, Anda perlu mencari tahu toko atau pengrajin mana yang terkenal memiliki kualitas bagus dengan harga yang pas. Berikut poin yang perlu perhatikan:

    • Pilih kayu jati yang sudah tua karena lebih kuat dan tahan lama, ciri-cirinya memiliki serat kayu rapat berat dan berwarna cokelat kemerahan
    • Hindari membeli mebel dari kayu jadi usang yang memiliki lubang kecil-kecil
    • Pilih finishing yang rata, halus dan tebal serta tidak bergelombang
    1. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan

    Sebelum kalap membeli mebel Jepara, alangkah baiknya Anda melakukan pengukuran ruangan terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan agar furnitur yang Anda beli tidak terlalu besar dan membuat ruangan menjadi sempit. Mengingat furnitur Jepara memiliki desain masif dan tegas, lebih baik pilih yang tidak terlalu besar terutama untuk ruangan yang kecil.

    1. Hitung Bujet atau Anggaran Anda

    Terakhir, jangan lupa juga untuk membuat anggaran belanja furnitur agar pengeluaran sama dengan bujet yang dianggarkan. Membeli furnitur tidaklah murah dan perlu dipikirkan juga daya tahannya sehingga bisa awet dan tidak perlu sering mengganti/membeli. Namun, sering kali pembeli tidak memperhitungkan bujet sehingga membuat pengeluaran terlalu besar untuk furnitur rumah.

    Jenis-jenis Bahan atau Material Furnitur Jepara

    Mebel Jepara memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan mebel di kota-kota lain. Hal itu meliputi motif ukiran, bahan yang digunakan, desain dan sentuhan akhir atau finishing. Salah satu yang perlu Anda perhatikan ketika membeli mebel di Jepara adalah bahannya. Berikut ini beberapa jenis bahan atau material furniture Jepara.

    • Grade A / High : menggunakan kayu jati tua dengan finishing polyurethane, ukirannya sangat teliti dan detail, juga tahan terhadap air, rayap dan hujan asam
    • Grade B / Medium : menggunakan kayu jati tua dengan finishing yang lebih murah
    • Grade C / Low : menggunakan bahan solid wood dengan finishing yang lebih murah

    Dengan mengetahui grade atau tingkatan kualitas kayu pada mebel Jepara, Anda bisa menyesuaikan dengan bujet atau anggaran belanja. Dengan begitu, belanja mebel pun akan terasa lebih menyenangkan.

     

     

     

    By Kari