Sel. Des 7th, 2021

    Saat ini masyarakat sedang gencar-gencarnya mencari air tanah dengan menggunakan metode sumur bor. Mereka memilih menggunakannya karena kebanyakan sudah bersih dan tidak perlu membayar bulanan jika pemasangan milik pribadi. Namun, berbicara soal air tanah, secara teori itu apa pengertian air tanah?

    Apakah butuh penjernih air sumur untuk mengonsumsinya?

    Temukan jawabannya hanya di bawah ini;

    Pengertian Air Tanah

    1. Pengertian Air Tanah Secara Bahasa

    Air tanah merupakan istilah yang diambil dari bahasa Indonesia yang terdiri dari dua kata yaitu air dan tanah. Air merupakan zat cair yang terdiri dari senyawa kimia Hidrogen dan oksigen atau biasa disebut dengan dihidrogen monoksida. Air memiliki bentuk cairan dengan warna yang terlihat jernih.

    Sedangkan tanah merupakan salah satu lapisan bumi yang bisa ditemukan di permukaan atau lapisan yang dalam. Ya, kesimpulannya air tanah adalah air yang berada di dalam lapisan tanah yang cukup dalam.

    Semakin dalam air bisa ditemukan di lapisan tanah maka akan semakin jernih dana aman jika dikonsumsi langsung. Ya, Anda bisa menikmati kesegarannya tanpa harus memasaknya karena bersih.

    1. Pengertian Air Tanah Menurut KBBI

    Itu tadi merupakan pengertian untuk air tanah secara bahasa. Lalu, secara teori di Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI pengertiannya bagaimana ya? Penasaran?

    Menurut KBBI, Air tanah adalah semua air yang meresap dari permukaan tanah sampai ke lapisan batuan. Ya, batuan juga menjadi salah satu komponen lapisan bumi yang juga ikut berperan terhadap penyaringan air dari permukaan bumi.

    Batuan bahkan memberikan suplai mineral yang baik untuk kesehatan Anda ketika meminum air tanah tersebut.

    1. Pengertian Air Tanah Menurut Undang-undang

    Menurut bahasa sudah, menurut KBBI sudah, kini giliran menurut Undang-undang yang berlaku di Indonesia. Memangnya ada? Indonesia sendiri memiliki segala aturan dalam berkehidupan bahkan mengenai air tanah ini.

    Jika berdasarkan pada Undang-undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, air tanah yaitu air yang terdapat pada lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah. Tak jauh berbeda dengan pengertian yang ada di atas bukan?

    Hanya kalimatnya saja yang berbeda, namun untuk intinya sama. Ya, air dari permukaan khususnya hujan akan menyerap ke dalam tanah secara alami. Air akan melewati tanah dan berbatuan sehingga menjadi jernih dan tertampung pada lapisan tanah yang dalam.

    1. Pengertian Air Tanah Menurut Para Ahli

    Setelah mengetahui bagaimana pengertian air tanah secara bahasa, KBBI, dan Undang-undang maka selanjutnya kita menginjak pada pengertian yang diungkapkan para ahli, yaitu:

    1. Bouwer (1978)

    Pertama kita akan bahas mengenai pengertian air tanah menurut Bouwer yang ditulis pada tahun 1978. Menurutnya air tanah adalah sejumlah air yang ada di bawah permukaan bumi. Air tersebut dikumpulkan dengan menggunakan sumur-sumur, terowongan, atau sistem drainase dengan sistem pemompaan. Selain itu, air tanah juga disebut bisa mengalami aliran yang alami di mana air akan mengalir ke permukaan dengan cara memancar atau merembes.

    Namun jika dilihat di zaman sekarang kini memilih membuat sumur. Ya, tak perlu dalam bahkan secara dangkal pun Anda bisa mendapatkan air tanah yang baik asalkan tidak ada pencemaran di sekitarnya.

    1. Fetter (1994)

    Berikutnya ada Fetter yang diungkapkan pada tahun 1994. Menurut Fetter air tanah merupakan  jenis air yang tersimpan pada lajur jenuh. Air akan mengalir atau bergerak ke segala penjuru lapisan dan batuan tanah.

    Air tanah akan keluar sebagai mata air atau bisa juga terkumpul alam suatu kubangan. Kubangan yang dimaksud bisa dalam bentuk danau kolam, laut, dan sungai. Fetter juga menyebutkan bahwa batas lajur jernih air disebut dengan muka air tanah atau biasa disebut water table.

    Air tanah yang keluar sebagai mata air pastinya sangat jernih dan bening sehingga aman jika langsung diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Sebab, proses penyaringannya dilakukan dengan sangat panjang.

    1. Soemarto (1989)

    Selanjutnya, pengertian untuk air tanah diungkapkan kembali oleh Soemanto pada tahun 1989. Ia menuturkan bahwa air tanah itu adalah air yang menempati rongga-rongga yang ada di dalam lapisan geologi.

    Lapisan tanah yang letaknya di bawah permukaan air laut dinamakan sebagai lajur jenuh atau saturated zone. Dengan adanya lajur tak jenuh yang ada di atas lajur jenuh bisa membuatnya sampai ke permukaan tanah. Rongga-rongga yang disebutkan di atas bisa berisi udara dan air.

    1. Asdak (2002)

    Masih tak jauh berbeda dengan beberapa pendapat lainnya, menurut Asdak air tanah adalah seluruh aliran air hujan yang mengalir di bawah permukaan tanah. Aliran air di permukaan tanah ini diakibatkan oleh struktur geologi.

    Tak hanya itu saja, aliran ini dipercaya juga terjadi akibat adanya perbedaan potensi kelembapan tanah. Dan, hal yang paling masuk akal dari pernyataan ini adalah aliran air tanah ini akan mengikuti gerakan gravitasi.

    Artinya, air yang berada di permukaan akan menyerap ke dalam tanah karena adanya sistem gravitasi yang ada di pusat bumi. Air terus ke bawah dan mengalami penyaringan alami dengan tanah dan berbatuan.

    1. Effendi (2003)

    Jika menurut Effendi, air tanah atau groundwater adalah air yang berada di bawah permukaan tanah. Air yang satu ini bisa ditemukan pada akuifer dan pergerakan air tanah ini sangat lambat. Bahkan air hanya mengalir dengan kecepatan kurang lebih 10 meter per detik saja.

    Kecepatannya ini diketahui dipengaruhi oleh porositas tanah, permeabilitas lapisan, dan pengisian kembali air. Air akan tinggal di bagian lapisan tanah tersebut dalam jangka waktu yang lama bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan tahun. Oleh karena itu juga, jika terjadi pencemaran maka akan air tanah bisa sulit untuk pulih kembali.

    1. Kumalasari dan Satoto (2011)

    Selanjutnya ada pendapat dari Kumalasari dan Satoto bahwa air tanah merupakan air yang berada di dalam tanah. Mereka menuturkan bahwa air tanah itu dibagi menjadi dua yaitu air tanah dangkal dan air tanah dalam. Air tanah dangkal biasanya berasal dari hujan dan diikat oleh pohon.

    Air ini letaknya tak jauh dari permukaan dan berada di lapisan kedap air. Sedangkan air tanah dalam merupakan air tanah yang terus meresap ke dalam tanah lebih dalam lagi. Air akan mengalami proses absorpsi dan filtrasi oleh batuan dan mineral di dalam tanah. Jadi, biasanya untuk air tanah yang dalam akan lebih jernih dan sehat.

    Itu dia beberapa pengertian air tanah yang harus Anda ketahui bersama. Ada banyak sekali orang yang mendefinisikan air tanah dengan diksi yang berbeda. Namun, intinya adalah sama di mana air tanah merupakan air yang telah mengalami filtrasi alami dan mengalir di dalam tanah. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat!

    By Kari